giovedì 16 marzo 2017

Tokoh besar NU kH hasyim muzadi

Yuk, membaca pesan tersirat di balik tulisan terahir KH Hasyim Muzadi. Tokoh NU yg tetap teguh di atas jalannya.

Ukasyah: Kisah Sepulang Haji
Dimuat di: Ihram
KH. Hasyim Muzadi

Ada begitu banyak pesan dan amanah yang ditinggalkan Nabi Muhammad SAW ketika menunaikan ibadah haji. Pada saat itu, turun surah At-Taubah. Menurut sahabat Hudzifah ra., seharusnya itu disebut surah Adzab. Dalam perspektif Hudzifah, sifat surah ini demikian keras sehingga lebih tepat jika disebut dengan Surah Adzab.

Dalam surah ini Allah dan Rasul-nya memberi ultimatum yang telah menciptakan garis demarkasi. Ultimatum ditujukan kepada semua pihak. Kepada kaum kuffar, kaum musyrikin, kaum Muslimin hatta pada sahabat.

Memang secara eksplisit, ultimatum menyasar kaum musyrikin.“Baroo-ah”--(inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakanperjanjian (dengan mereka).”

Tapi memang, sejak itulah kita dituntut menentukan sikap. Sikap melepaskan diri dari ketergantungan kepada yang selain Allah SWT dan Rasul-Nya, wabil khusus kepada kaum musyrikin. Kita dituntut dapat bersikap tegas, terlebih terkait hal-hal yang menyangkut pokok-pokok ajaran agama Islam. “Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”

Setelah itu, mari saling hormat dan saling berkonstribusi agar kehidupan dalam berjalan dengan tertib. Untuk mencapai itu, umat Islam mesti memiliki ketegasan sikap. Ketegasan sikap, antara lain, mesti diaktualisasikan dalam pelaksanan hak dan kewajiban setiap warga masyarakat. Kehidupan akan berjalan sesuai garis Allah SWT jika semua orang saling hormat atas hak dan kewajiban.

Di atas bentangan Padang Arafah yang gersang, Nabi berkhutbah soal hak dan kewajiban. Salam perpisahan itu tak berkait dengan kayfiyat dan manasik haji. Nabi justeru mendeklarasikan pentingnya menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Tak lama setelah pelaksanana haji wada’, Nabi Muhammad SAW mengumumkan dibukanya pintu “pembalasan” bagi siapa saja yang merasa pernah tersakiti, sengaja atau tidak, oleh Nabi. Mereka boleh membalasnya pada Haji Perpisahan itu.

Begitu pulang haji, Rasulullah SAW jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah.

Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta sahabat Bilal ra. memanggil semua sahabat datang ke masjid. Karena rindu yang bergemuruh, lama tidak bertemu Sang Nabi, kaum Muslim bersegera memenuhi masjid. Beliau duduk dengan lemah, wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang mendera. “Sahabatku. Apakah telah aku sampaikan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah?” tanya Nabi.

“Benar wahai Rasulullah! Engkau telah sampaikan bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah.”

Setelah dialog yang mengharukan, sampailah pada sata di mana kata-kata tercekat di tenggorokan.

“Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Sebelum pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Adakah aku berutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan utang itu.Karena aku tidak mau bertemu Allah dalam keadaan berhutang kepada manusia.”

Para sahabat terdiam. Ada yang saling menoleh penuh tanya.

“Mana ada Rasullullah SAW berhutang kepada kita ? justeru kami ‘lah yang banyak berhutang kpd Rasulullah,” batin para sahabat. Karena senyap, Rasulullah SAW mengulang hingga 3 kali.

Mendadak bangun seorang lelaki. Dialah Ukasyah, seorang sahabat, mantan preman sebelum masuk Islam.

“Ya Rasulullah ! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan,” kata Ukasyah.

Sahabat lain pun tercengang.

“Sampaikanlah, wahai Ukasyah !” pinta Nabi dengan suara yang semakin lemah.

“Aku masih ingat ketika perang Uhud. Ketika engkau menunggang kuda, engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tapi cambukkanmu mengenai dada hamba. Saat itu hamba berdiri di belakang kuda tungganganmu, wahai Rasulullah,” ujar Ukasyah.

“Sungguh itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yang sama.”

“Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah,” kata Ukasyah enteng.

Para sahabat mulai geram. Gigi mereka gemeretak.

 “Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. Bukankah Baginda sedang sakit,” teriak beberapa sahabat.

Ukasyah tidak menghiraukan. Rasulullah SAW minta Bilal mengambil cambuk di rumah Fatimah.
“Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal ?” tanya Fatimah.

“Akan dipakai Ukasyah untuk memukul Rasulullah,” jawab Bilal sedih. Fatimah terperanjat.

“Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku ? Ayahku sedang sakit, kalau mau, pukullah aku anaknya,” ujar Fatimah menangis.

Bilal menjawab : ”Ini adalah urusan antara mereka berdua.”

Saat itu, seperti Fatimah, semua sahabat ingin menjadi pengganti Rasulullah untuk menerima tabusan utang pukulan Ukasyah. Mereka siap didera dengan cambuk.

Rasulullah minta semua tenang, duduk dan menyilakan Ukasyah menunaikan keperluannya. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya turun mimbar.

“Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju,” ujar Ukasyah.

Para sahabat mulai marah.

Dalam demam tinggi, Rasul membuka baju. Tampaklah tubuhnya yang sangat indah. Beberapa batu terikat di perut Rasulullah. Pertanda beliau sedang menahan lapar.

“Ya Rasulullah, ampuni aku. Maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau. Sengaja aku lakukan ini agar dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu. Seumur hidupku, aku selalu berharap dapat memelukmu. Aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Sungguh aku takut api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah...” Air mata membasahi wajah Ukasyah sedang dia memeluk erat makhluk yang paling dicinta alam semesta.

“Wahai sahabat-sahabatku sekalian. Kalian ingin melihat salah seorang ahli surga, maka lihatlah Ukasyah..!” Masjid seakan runtuh karena tangisan para sahabat.

Menurut riwayat, para sahabat bergantian memeluk Nabi. Kisah ini jadi bukti betapa Nabi sangat menjunjung tinggi hak-hak orang lain dan kewajiban beliau memenuhi hak itu. Kalau hak dan kewajiban berjalan seiring dan seimbang, insyaallah hidup akan berkah. Wallaahu A’lamu Bishshowaab.

*Tulisan KH Hasyim Muzadi, Ahad 04 September 2016. [Om Pir/Tarbawia]

Astoronot madura dan cina

Meski telah meninggal, namun KH Hasyim Muzadi tetap dikenang. Tak hanya gagasan tentang keislaman dan perdamainan, kiai kelahiran Bangilan, Tuban 8 Agustus 1944 ini juga dikenal penuh dengan humor.

Beberapa humor segar yang selalu diingat oleh saya yang beberapa kali menghadiri acara KH Hasyim diantaranya humor tentang "Semangka Pucat". Dalam sebuah kesempatan, KH Hasyim bercerita tentang kecerdikkan orang Madura.

"Ada bapak yang beli semangka karena istrinya lagi ngidam. Ketemulah bapak ini dengan penjual semangka dari Madura yang langsung menawarkan semangka merah besar tanpa biji," cerita KH Hasyim Muzadi saat itu.

Saat dibawa pulang, ternyata semangka tersebut jatuh dan pecah dan diketahui jika semangka ternyata banyak biji dan berwarna putih tidak merah seperti yang diceritakan oleh penjualnya.

Dibawalah semangka itu balik ke pembelinya dan langsung protes. "Ini semangka katanya merah kok waranya putih, banyak bijinya lagi," kata KH Hasyim. Dengan santainya, si penjual ini menjawab "Kan jatuh, jadi semangkanya pucat. Coba kalau tidak jatuh pasti masih merah warnanya," ujarnya sambil terkekeh.

Tak hanya cerita tentang "Semangka Pucat", dengan gayanya yang khas, KH Hasyim juga pernah menceritakan sosok kiai kampung yang terjatuh ketika membonceng istrinya dengan sepeda motor. Saat itu, sang kiai ini ternyata lebih memilih segera menolong sepeda motornya daripada istri yang ketika itu kesakitan.

"Datanglah polisi dan bertanya. Kenapa kiai tidak menolong istrinya dulu," carita KH Hasyim. "Sambil masih kesakitan kiai ini bilang, kalau istri di rumah ada tiga, tapi ini sepeda motor baru ada satu itupun masih belum lunas Pak Polisi,"

Kisah kocak dari KH Hasyim juga berlanjut ketika menceritakan "Astronot dari Madura" yang tak mau kalah dengan Astronot dari China. Jika dari China hanya mampu terbang ke bulan, tapi astronot dari Madura bisa sampai ke Matahari meskipun Matahari sangat panas dan tidak mungkin bisa didatangi manusia. "Astronot dari Madura kan berangkatnya habis magrib, jadi tidak panas," kata dia. #maduragokil

Manfaat lain dari es batu

Inilah KEAJAIBAN
Meletakkan Es Batu di Tengkuk Leher
yang Tidak Banyak Orang Tahu

Ketika sedang sakit, sebaiknya jangan buru-buru pergi ke dokter atau mengkonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping.
Karena sebenarnya banyak metode-metode tradisional dan alami untuk mengatasi berbagai penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

Tahukah Anda, bahwa ada suatu tempat di tubuh manusia, di mana jika Anda menempelkan es batu pada titik tersebut selama beberapa saat, dapat sangat berdampak positif terhadap kesehatan Anda.

Tempat tersebut adalah titik tekanan yang terletak di dasar tengkorak tepat di bawah punggungan bawah batok tengkorak di atas leher, atau titik dimana leher dan kepala terhubung.

Dalam ilmu Akupunktur Cina titik tersebut dikenal dengan nama Feng Fu, yang artinya “rumah angin”.

Menurut pengobatan tradisional Cina, metode titik Feng Fu tidak untuk mengobati penyakit. Bahkan, ia membawa tubuh kembali pada keseimbangan fisiologis alaminya, memberikan stimulasi emosional yang positif dan meremajakan seluruh tubuh.

Inilah Keajaiban yang Akan Terjadi Jika Anda Menempelkan Es Batu pada Titik Feng FuCobalah melakukan terapi tersebut ketika badan Anda terasa lelah atau kepala terasa pusing, maka Anda akan menemukan diri Anda menjadi ringan, lebih berenergi dan perasaan lelah atau penyakit pun seolah menghilang.

Beberapa penderita migrain pun bahkan telah merasakan manfaatnya dan membuktikan sendiri, bahwa melakukan terapi menggunakan metode ini ternyata jauh lebih cepat dan efektif mengatasi migrain dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan.

Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan untuk melakukan terapi ini hanyalah menempatkan es batu pada titik Feng Fu dan tahanlah disana selama 10 hingga 20 menit. Pada awalnya mungkin Anda akan merasa dingin selama 30-40 detik, tapi perlahan-lahan titik tersebut akan mulai menghangat.

Menempelkan es batu pada titik Fung Fu berkhasiat untuk:

1. Mengatasi sakit kepala dan migrain
2. Meringankan sakit gigi dan nyeri sendi
3. Menciptakan efek relaksasi
4. Membangkitkan energi dan mengusir kelelahan
5. Meningkatkan kualitas tidur Anda
6. Memperbaiki sistem pernapasan dan sistem kardiovaskular Anda
7. Mengatasi Asma
8. Mencegah sering pilek dan hidung meler
9. Mengatasi gangguan neurologis dan perubahan degeneratif pada tulang belakang
10. Memperbaiki sistem pencernaan
11. Menyembuhkan infeksi saluran pencernaan dan infeksi menular seksual
12. Mengatasi gangguan pada saluran pencernaan, obesitas dan malnutrisi
13. Mengatasi gangguan kelenjar tiroid
14. Membantu masalah arthritis, hipertensi dan hipotensi
15. Menghilangkan selulit
16. Mengatasi gangguan menstruasi, impotensi, frigiditas, endokrin, infertilitas.
17. Mengatasi gangguan psiko-emosional, stres, kelelahan kronis, depresi, insomnia.

Luar biasa sekali bukan?
Sayangnya terapi dengan metode Feng Fu ini masih belum banyak diketahui oleh banyak orang, oleh karena itu sebarkanlah supaya orang lain juga dapat merasakan manfaatnya.

"Like & Share jika Bermanfaat"

mercoledì 8 marzo 2017

RAJA SAJA LEBIH MEMENTINGKAN SHOLAT

👉 *Raja saja Sholat diawal waktu*


Pak Jokowi DITINGGAL nyiram pohon sendirian, demi melaksanakan Shalat ZHUHUR di Awal Waktu

Pada menit ke 01:43, Ajudan Raja Salman seperti memberi instruksi.

Di menit 01:50  saat protokoler sedang menjelaskan tentang Pohon Ulin, Raja Salman meninggalkan acara, walaupun acara belum selesai.

Saat Raja Salman sudah meninggalkan tempat acara, dan Presiden Jokowi sedang menyiram pohon Ulin yang baru ditanam Raja Salman, saat itu AZAN DHUHUR berkumandang (menit 2:43).

Raja Salman mengutamakan memenuhi panggilan SANG MAHA RAJA DIRAJA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA untuk Sholat Fardlu Dhuhur di awal waktu.

Itulah salah satu amalan yang senantiasa dilaksanakan seorang Raja Dunia.
Dunia ditangan, haknya Allah ditunaikan.

Dan orang macam ini lah yang Allah puji dalam Al Quran:

(رِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ)

"laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang". *(Qs Annur:37)*

Lha sampean berani melalaikan hak Allah yang teragung, yaitu shalat, *Gaji sampean tuh berapa ?!

Profit bisnis sampean tuh berapa ?!

Sudah lebih kaya dari Raja Salman toh ??

Dah merasa cukup berduit buat "nyogok" malaikat pintu surga ?!

Astaghfirullaah 😭 saya malu, masih sering mengabaikan panggilan SANG MAHA RAJA DIRAJA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA untuk Sholat Fardlu di Awal Waktu.

Kejadian ini juga menunjukkan Team Protokoler Presiden RI tidak belajar dari berita saat Presiden Amerika Serikat Obama ditinggalkan oleh Raja Salman saat terdengar azan.

Mari kita senantiasa lantunkan doa ini, agar Allah mudahkan menunaikan hak Allah yang paling agung ini, yaitu shalat:

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Rob bij 'al nii mu qii mash sho laa ti wa min dzur riy ya tii, rob ba naa wa ta qob bal du 'aa'

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap menegakkan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (Surat 14 Ibrahim Ayat 40)
Aamiiin 🙏🏻

venerdì 3 marzo 2017

Perampok cerdas


PERAMPOK CERDAS

Perampok berteriak kepada semua orang di bank :

” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.

Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Selamat mencermati kisah diatas. Meski  mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...

Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?

Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.

giovedì 2 marzo 2017

Perbedaan di sunat dan tidak di sunat saat berhubungan intim

Menurut Dr. Patti Britton, sunat memberikan keuntungan khusus bagi anda maupun pasangan anda, pertama, si dia tak perlu repot  lagi membersihkan kulit penutup bagian kepala penisnya
(Preputium, atau lebih dikenal dengan sebutan kulup). Kepraktisan ini tidak dimiliki pria yang tidak disunat, karena ia butuh upaya ekstra untuk menarik kulit tersebut dan membersihkan bagian yang tertutup sebelumnya.

Membersihkan area kepala penis (yang tertutup kulup) memang diperlukan untuk menghindari aroma tak sedap atau pengaruh yang ;ebih serius dari penumpukan bahan yang dikeluarkan oleh kelenjar (smegma). Dengan sendirinya, lebih sedikit bakteri atau kuman yang bisa berpindah ketubuh anda dan mempengaruhi kesehatan anda.

Kedua, sebagian memilih pria yang sudah disunat karena penetrasi yang akan terjadi akan mengurangi gesekan yang kurang nyaman di dalam vagina. Begitu terjadi penetrasi, kepala penis yang sudah disunat lebih mudah keluar dan masuk menciptakan rasa yang nyaman untuk anda maupun pasangan anda.

Sedangkan bila anda memiliki pasangan yang belum disunat, seks yang lebih aman harus lebih diperhatikan. Pria dengan penis yang masih tertutup kulu kadang-kadang mengalami kesulitan menemukan Pengaman yang pas, atau memastikan pengaman tetap terpasang selama penetrasi terjadi
Hal tersebut bisa menciptakan kekhawatiran tersendiri bagi wanita, dan dengan sendirinya mengacaukan aktivitas seks tersebut.

Penis yang belum disunat juga memiliki aroma atau rasa yang berbeda. Aroma di area genital memang normal, tetapi jika terlalu kuat, kemungkinan besar penis pasangan kurang terjaga kebersihannya. Higenitas yang kurang dapat menyebabkan infeksi dibawah kulup, yang gejalanya bisa berupa iritasi, kemerahan, aroma tak sedap, dan gejala tak normal lainnya.

Meskipun begitu, bila selalu dijaga kebersihannya, penis yang belum disunat juga memberikan sensasi tersendiri. Lapisan tipis dari preputium tersebut sangat sensitif. Ketika mengalami ereksi, kulit tertarik sendiri ke porosnya, menampakan kepala penis sehingga terlihat sama seperti penis yang sudah disunat. Selama Intercourse, Oral Seks, dan Masturbasi, kulit yang tertarik tersebut bisa bertindak sebagai peluamas. Ketika penis mendorong masuk, ia akan menciptakan gesekan ekstra yang bisa saja menimbulkan kenikmatan tersendiri bagi perempuan yang menyukainya.

Pada akhirnya, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk saat berhubungan seks dengan pria yang sudah disunat atau belum disunat. Semuanya kembali pada selera masing-masing perempuan. Perempuan yang memiliki pasangan yang tidak disunat pun bisa menikmatinya

Kalau dilihat dari penampilannya saja sudah berbeda antara penis yang sudah disunat maupun belum disunat. Apalagi yang dirasa pada saat kita sedang bercinta.



BERIKUT 7 PERBEDAANNYA!!?

1. PENIS DISUNAT TERLIHAT BERBEDA
Perbedaannya hanya tipis disaat pria ereksi. Itu tergantung seberapa panjang kulup. Tapi, wanita bisa terkejut melihatnya, apalagi itu jika pertama kalinya.
Ketika Mr.P tidak tegak, anda tidak dapat melihat penissama sekali, karena tersembunyi dibawah kulupnya yang menyerupai selubung turtleneck  kendor. Ketipa sedang ereksi kulup tertarik dan sedikit keluar.

2. RANGSANGAN TANGAN LEBIH MUDAH
Rangsangan seksual dengan menggunakan tangan di Mr.P yang tidak disunat jauh lebih mudah. Hal tersebut akan mengurangi kelelahan saat melakukan rangsangan tangan dibanding dengan yang sudah disunat akan lebih sulit ber ereksi.

3. RASAKAN PERBEDAAN SELAMA BERCINTA
Program ilmiaah mengatakan wanita dengan pasangan yang disunat, lebih sering dilaporkan pemenuhan kebutuhan seksualnya tidak lengkap dengan kesulitan mencapai fungsi seksual secara keseluruhan, terutama organsme.
Tapi bukan kasus untuk semua orang, dan mungkin hanya ada seorang wanita yang merasa kurang terpuaskan.

4. PRIA TIDAK DISUNAT RENTAN IMS
Apa itu IMS ?? Ya IMS adalah singkatan dari Infeksi Menular Seksual.
Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), sunat mengurangi kemungkinan seorang pria tertular HIV. Dan sebaliknya resiko yang dialami penis yang tidak disunat memiliki resiko besar atas penularan penyakit seperti HIV,Herpes, bahkan kanker Penis.

5. PENIS DISUNAT TIDAK KOTOR
Pria tidak disunat yang membersihkan bagian kelaminnya dengan teratur dan tahu kuluo harus ditarik serta dibersihkan agar tidak bau tentu tak akan kotor. sama dengan lipatan di vagina juga bisa memunculkan bau jika wanita tak membersihkannya dengan benar.

6. KULUP BISA LUKA
Meskipun ini tidak umum, seks yang superkuat dapat merobek kulup. Cara terbaik untuk mencegah situasi yang tidak nyaman tersebut adalah dengan menggunakan pelumas.
Luka tersebut memang bisa sembuh sendiri dalam jangka waktu, tetapi yang lain mungkin perlu dijahit. Dalam kasus ini penting untuk berkonsultasi dengan dokter.
Apabila kulup luka, ini berarti seks dilarang sampai luka sembuh, sehingga anda baikpun pasangan anda terhindar dari infeksi yang tidak perlu.

7. MR.P TAK DI SUNAT LEBIH SENSITIF
Di lihat dari ersentasi sensitif  Penis yang tak disunat Klitoris memiliki 8000 ujung saraf, dan yang disunat 4000, dan tampknya penis yang tidak disunat memiliki antara 10000-20000 berkat kulupnya.
Ini berarti pria yang tidak disunat sensitif terhadap sentuhan anda, apakah itu dengan tangan, mulut, maupun vagina anda, Jadi, penting bagi pasangan untuk mengomunikasikannya jika anda beraksi terlalu keras

Itu lah beberapa perbedaan dari artikel ini
Mungkin ada kata-kata yang kurang baik mohon dimakluminya :)
Tunggu Berita, Cerita, Tips Selanjutnya ^_^
www.blogingolden.blogspot.com

mercoledì 1 marzo 2017

Pagi ini jalan jalan ke batu malang

Di pagi yang indah ini saya siap siap meluncur ke kota dingin batu malang,

SEKILAS SEJARAH ARAB SAUDI DAN RAJA RAJANYA



SEKILAS SEJARAH ARAB SAUDI DAN RAJA-RAJANYA

.
Akhir-akhir ini media cukup ramai membahas kedatangan raja Salman bin Abdulaziz ke Indonesia. Kunjungan ini cukup bersejarah mengingat kunjungan raja Arab Saudi yang terakhir ke Indonesia sekitar 47 tahun yang lalu.
.
Kita berharap kunjungan ini dapat membawa :
▬ manfaat untuk kedua Negara
▬▬ dan juga umat Islam secara umum.
.
Tulisan ini akan membahas secara singkat sejarah Arab Saudi dan raja-rajanya. Semoga bisa manjadi tambahan pengetahuan bagi yang belum mengetahuinya.
.
Saudi Arabia adalah salah satu negara Islam yang berpengaruh. Diantaranya karena keberadaan dua kota suci umat Islam, Mekah dan Madinah, yang diagungkan umat Islam di seluruh dunia. Selain itu, tingkat ekonomi Arab Saudi cukup tinggi dibanding negara-negara Islam lainnya. Perlu diketahui bahwa secara umum ada tiga fase “negara Saudi” yaitu fase pertama (1744-1818), kedua (1824-1891) dan ketiga (1932-sekarang).
.
.
■Saudi Fase 1:
Keamiran Diriyah atau Emirate of Diriyah (1744-1818)

Negara Saudi yang pertama didirikan sekitar tahun 1744 masehi (1157H) oleh Muhammad bin Saud, seorang amir (penguasa lokal) di daerah Diriyah (masuk wilayah kota Riyadh saat ini).
.
Muhammad bin Saud membuat perjanjian dengan :
▬ Syaikh Muhammad bin Abdilwahhab
▬▬ untuk mendukung dakwah beliau yang intinya seputar pemurnian agama Islam.
.
Dakwah pemurnian agama ini pun berkembang dengan pesat di jazirah Arab. Keamiran Diriyah yang semula hanya meliputi wilayah Diriyah yang sangat kecil kemudian berkembang menjadi negara yang wilayahnya cukup luas. Kekuasaannya meliputi wilayah :
▬ Nejd (Riyadh, Qassim),
▬ Hijaz (Mekah, Madinah),
▬ Ahsa’ (jazirah Arab sebelah timur) dan yang lainnya.
.
Saudi fase pertama ini berakhir setelah diserang oleh pasukan Muhammad Ali Pasha dari Mesir atas perintah Turki Utsmani.
.
.
Raja-raja pada fase ini adalah (semua bergelar imam):
- Imam Muhammad bin Saud (Pendiri dinasti Al Saud, 1744-1765)
- Imam Abdulaziz bin Muhammad bin Saud (1765-1803)
- Imam Saud bin Abdulaziz bin Muhammad bin Saud (1803-1814)
- Imam Abdullah bin Saud bin Abdulaziz bin Muhammad bin Saud (1814-1818)
.
.
■Saudi Fase 2:
Keamiran Nejed atau Emirate of Nejd (1824-1891)
.
Fase ini adalah restorasi dari negara Saudi fase sebelumnya. Turki bin Abdullah, cucu dari Muhammad bin Saud -pendiri kerajaan Saudi yang pertama-, mampu merestorasi kekuasaan sebelumnya yang dijatuhkan oleh Mesir-Utsmani. Namun, fase kedua ini tidak cukup stabil dan kekuasaannya tidak seluas kekuasaan sebelumnya. Konflik internal dan juga serangan dari dinasti Rasyidin akhirnya menyebabkan Saudi fase kedua ini berakhir.
.
.
Diantara penguasa pada fase ini adalah:
- Imam Turki bin Abdullah bin Muhammad bin Saud (1823-1834)
- Imam Faisal bin Turki (1834-1838,1843-1865)
- Imam Abdullah bin Faisal bin Turki (1865-71,71-72,76-89)
- Imam Saud bin Faisal bin Turki (1871,1873-75)
- Imam Abdurrahman bin Faisal bin Turki (1875-76,89-91)
.
.
■Saudi Fase 3:
Kerajaan Arab Saudi atau Kingdom of Saudi Arabia / KSA (1932-sekarang)
.
Ini adalah fase terakhir dan yang bertahan sampai saat ini. Fase ini adalah restorasi dari negara Saudi fase sebelumnya. Diawali dengan berhasil direbut kembalinya Riyadh tahun 1902 oleh pasukan yang dipimpin oleh Abdulaziz atau yang lebih dikenal dengan “Ibnu Saud”. Ibnu Saud berhasil menyatukan kembali kekuasaan Saudi termasuk wilayah Hijaz (Mekah dan Madinah). Pada tahun 1932 seluruh kekuasaannya dijadikan satu dan hal ini menandai berdirinya Kerajaan Arab Saudi yang sekarang ini.
.
.
Berikut secara singkat raja-raja Kerajaan Arab Saudi sampai saat ini:
.
❣ Raja Abdulaziz bin Abdurrahman bin Faisal bin Turki (1932-1953)
Raja Abdulaziz adalah pendiri Saudi fase yang ketiga. Dia adalah anak dari penguasa terakhir Saudi fase kedua –Imam Abdurrahman bin Faisal-. Seluruh raja-raja Saudi sampai saat ini adalah anak beliau. Dari sisi ekonomi, awalnya Arab Saudi adalah negara yang sangat miskin yang bergantung pada pertanian dan pendapatan dari pengelolaan haji. Setelah ditemukan dan dilakukan explorasi minyak bumi (tahun 1940an) ekonomi Arab Saudi kemudian berkembang dengan pesat.
.
❣ Raja Saud bin Abdilaziz (1953-1964)
Saud adalah anak abdulaziz yang paling tua setelah Turki I. Saud menggantikan Turki I yang meninggal di usia muda sebagai putra mahkota. Setelah Raja Abdulaziz meninggal dunia maka Saud dinobatkan sebagai raja berikutnya. Raja Saud mulai mendirikan sekolah-sekolah, rumah sakit dan sarana publik lainnya. Perguruan tinggi yang pertama, King Saud University (KSU), juga didirikan didirikan di zaman beliau.
.
❣ Raja Faisal bin Abdilaziz (1964-1975)
Faisal menggantikan Raja Saud yang turun dari tahta kerajaan. Raja Faisal memainkan peranan penting memajukan kerajaan Saudi Arabia. Dia juga membangkitkan pan-islamisme, mendukung kemerdekaan Palestina dan juga memulai usaha nasionalisasi perusahaan minyak Saudi (ARAMCO). ARAMCO cukup banyak mendongkrak ekonomi Saudi. Raja Faisal pernah berkunjung ke Indonesia tahun 1970 silam.
.
❣ Raja Khalid bin Abdilaziz (1975-1982)
.
Khalid berkuasa setelah kematian Raja Faisal. Kerajaan Arab Saudi berkembang sangat pesat pada zaman beliau.
.
❣ Raja Fahd bin Abdilaziz (1982-2005)
Dia adalah raja Saudi yang berkuasa paling lama, hampir sekitar 23 tahun. Raja Fahd adalah raja Saudi yang pertama kali memakai gelar khadimul haramain (pelayan kedua tanah suci, maksudnya Mekah dan Madinah). Beliau dikenal sebagai seorang negarawan yang sangat ulung dan banyak melakukan reformasi. Diantaranya dia mengeluarkan keputusan untuk menerapkan Hukum Dasar Pemerintahan Saudi Arabia (The Basic Law of Governance). Disitu disebutkan bahwa Kerajaan Arab Saudi adalah Negara Islam Arab yang berdaulat, agama resminya Islam, konstitusinya adalah Kitabullah (Al Qur’an) dan Sunnah NabiNya.
.
❣ Raja Abdullah bin Abdilaziz (2005-2015)
Raja Abdullah dikenal cukup moderat dan terbuka. Sebelumnya dia adalah komandan pasukan elit (Saudi Arabian National Guard) sejak tahun 1962 sampai naik tahta. Raja Abdullah juga melakukan reformasi diberbagai bidang. Diantaranya, dalam bidang pendidikan beliau banyak mendirikan perguruan tinggi baru di Arab Saudi, seperti King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) di dekat Jeddah.
.
❣ Raja Salman bin Abdilaziz (2015-sekarang)
Raja Salman adalah raja Saudi yang sekarang, berkuasa setelah kematian Saudaranya, raja Abdullah. Sebelumnya dia adalah gubernur Riyadh hampir selama 48 tahun. Dibawah kepemimpinan Salman bin Abdilaziz, Riyadh mengalami perkembangan yang begitu pesat. Raja Salman dikenal sebagai seorang yang agamis dan memiliki kepedulian dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Dalam menjalankan pemerintahan, raja Salman dibantu oleh dua putra mahkota. Yang pertama adalah keponakannya, Muhammad bin Nayif bin Abdilaziz dan yang kedua adalah putra beliau sendiri yaitu Muhammad bin Salman bin Abdilaziz.
.
Materi tulisan ini saya ringkas dari berbagai sumber dan sekedar untuk menambah wawasan. Sekian, semoga bermanfaat.
.
Riyadh, 26 Februari 2017. Artikel: ukhuwahislamiah.com
*) Penulis adalah peneliti sekaligus mahasiswa S3 di jurusan teknik elektro King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia.

https://kisahmuslim.com/4837-raja-salman-bin-abdul-aziz-dan-komitmennya-terhadap-syariat-islam.html

CARA MEMBUAT ES BATU DI RUMAH😅😅😅

CARA MEMBUAT ES BATU:
Bahan yang di perlukan:
1. Air matang 500 gr.
2. Kantong plastik ukuran untuk 500 gr.
3. Karet gelang warna kuning atau Hijau 1 bh.
4. Kulkas ( bisa segala merek ).
Caranya:
1. Masukan air matang ke dalam kantong plastik.
2. Ikat ujung kantong plastik dengan karet gelang
dengan kuat.
3. Simpan di kulkas ( posisi di freezer )
4. Tunggulah beberapa jam dan es batu siap
dihidangkan
Indahnya berbagi resep.
Selamat mencoba.😊😊😊😁

martedì 28 febbraio 2017

KALAU TERPAKSA BERHUTANG

#KALAU TERPAKSA HARUS BERHUTANG#

Rosulullah shalallahu alaihi wasalam, manusia terbaik di dunia terbaik di akherat senantiasa berlindung kepada Allah dari perkara hutang.

Hal ini menunjukan sekalipun hutang itu diperbolehkan tetapi hal itu menupakan perkara yg buruk, maka jangan diperburuk dg ahlak yg buruk.

Kalau kita harus terpaksa berhutang perhatikanlah adabnya :

➡1. Jangan pernah tidak mencatat utang piutang.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ... سورة البقرة 282

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya." (QS Al-Baqarah: 282)

➡2. Jangan pernah berniat tidak melunasi utang.

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏‏أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِيَ اللَّهَ سَارِقًا . رواه ابن ماجة 2410

"Siapa saja yang berutang, sedang ia berniat tidak melunasi utangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang PENCURI." (HR Ibnu Majah ~ hasan shahih)

➡3. Punya rasa takut jika tidak bayar utang, karena alasan dosa yang tidak diampuni dan tidak masuk surga.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ "‏ يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ ‏"‏ ‏.‏ رواه مسلم 1886

"Semua dosa orang yang mati syahid diampuni KECUALI utang". (HR Muslim)

➡4. Jangan merasa tenang kalau masih punya utang.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِيَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ ‏"‏ ‏.‏ رواه ابن ماجة 2414

"Barangsiapa mati dan masih berutang satu dinar atau dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena di sana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham." (HR Ibnu Majah ~ shahih)

➡5. Jangan pernah menunda membayar utang.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ "‏ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ، فَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ ‏"‏‏.‏ رواه البخاري 2287 ، مسلم 1564 ، النسائي 4688 ، ابو داود 3345 ، الترمذي 1308

"Menunda-nunda (bayar utang) bagi orang yang mampu (bayar) adalah kezaliman." (HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)

➡6. Jangan pernah menunggu ditagih dulu baru membayar utang.

فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏"‏ أَعْطُوهُ فَإِنَّ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ أَحْسَنَهُمْ قَضَاءً ‏"‏‏.‏ رواه البخاري 2392 ، مسلم 1600 ، النسائي 4617 ، ابو داود 3346 ، الترمذي 1318

"Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran utang. (HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)

➡7. Jangan pernah mempersulit dan banyak alasan dalam pembayaran utang.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ "‏ أَدْخَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلاً كَانَ سَهْلاً مُشْتَرِيًا وَبَائِعًا وَقَاضِيًا وَمُقْتَضِيًا الْجَنَّةَ ‏"‏ ‏.‏ رواه ابن ماجة 2202 ، النسائي 4696

"Allah 'Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi utang." (HR An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)

➡8. Jangan pernah meremehkan utang meskipun sedikit.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ‏ "‏ نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ ‏"‏. رواه الترمذي 1078 ، ابن ماجة 2506

"Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada utangnya sampai utangnya dibayarkan." (HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

➡9. Jangan pernah berbohong kepada pihak yang memberi utang.

قَالَ ‏"‏ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ ‏"‏‏.‏ البخاري 2397 ، 833 ، مسلم 589 ، ابو داود 880 ، النسائي 5472 ، 5454
"Sesungguhnya, ketika seseorang berutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkar." (HR Bukhari dan Muslim)

➡10. Jangan pernah berjanji jika tidak mampu memenuhinya.

...وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ ۖ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا... سورة الإسراء 34

"... Dan penuhilah janji karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawaban .." (QS Al-Israa': 34)

➡11. Jangan pernah lupa doakan orang yang telah memberi utang.

وَمَنْ آتَى إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَعْلَمُوا أَنْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ ‏"‏ ‏.‏ رواه النسائي 2567 ، ابو داود 5109

"Barang siapa telah berbuat kebaikan kepadamu, balaslah kebaikannya itu.

Jika engkau tidak menemukan apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdoalah untuknya sampai engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya." (HR An-Nasa'i dan Abu Dawud)

➡12. Berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melunasi hutang.

اللهم اكفني بحلا لك عن حرامك واغنني بفضلك عمن سواك.

"Ya Allah cukupkan aku dg yg halal hingga tidak butuh dg yg haram dan kayakan aku dg karuniaMu hingga tidak butuh kepada selainMu"

Semoga bermanfaat ..

Aamiin.

KISAH SYAIKHONA MUHAMMAD KHOLIL BANGKALAN MADURA



KISAH SYAIKHONA MUHAMMAD KHOLIL BANGKALAN MADURA kisah syekh kholil bangkalan
Di desa Langgundih, Keramat, Bangkalan, adalah seorang Kiai berbangsa Sayyid bernama Asror bin Abdullah bin Ali Al-Akbar bin Sulaiman Basyaiban. IbuSayyid Sulaiman adalah Syarifah Khadijah binti Hasanuddin bin Hidayatullah (Sunan Gunung Jati). Beliau dikenal dengan “Kiai Asror Keramat”, dinisbatkan pada kampung beliau. Kemudian oleh sebagian orang dirubah menjadi “Asror Karomah”, mungkin dalam rangka meng-arab-kan kalimat “Keramat”. Beliau menurunkan ulama-ulama besar Madura dan Jawa.Kiai Asror memiliki putra dan putri. Diantara mereka adalah Kiai Khotim, ayah dari Kiai Nur Hasan pendiri Pesantren Sidogiri Pasuruan. Diantara mereka pula adalah dua orang putri yang sampai kini belum diketahui nama aslinya melalui riwayat yang shahih. Salah seorang dari mereka dinikahkan dengan Kiai Hamim bin Abdul Karim Azmatkhan yang bernasab pada Sunan Kudus (garis laki-laki) dan Sunan Cendana (garis perempuan).
Melalui Kiai Abbas, Kiai Asror memiliki cucu bernama Kiai Kaffal. Dan melalui Kiai Hamim, beliau memiliki cucu bernama Kiai Abdul Lathif. Kiai Abdul Lathif memiliki putri bernama Nyai Maryam dan Nyai Sa’diyah. Kemudian Nyai Maryam dinikahkan dengan Kiai Kaffal dan Nyai Sa’diyah dinikahkan dengan seorang Kiai dari Socah, Bangkalan.Kiai Abdul Lathif adalah seorang da’i keliling. Beliau menjalani kehidupan sufi yang tidak menghiraukan hal-hal keduniaan. Apalagi sepeninggal istri beliau,Ummu Maryam (ibu Nyai Maryam), sejak saat itu beliau lebih aktif da’wah ke kampung-kampung, beliaupun jarang pulang ke rumah karena putri-putri beliau telah bersuami dan telah mandiri.
Pada suatu hari, setelah beberapa tahun Kiai Abdul Lathif tidak pulang ke rumah, tiba-tiba beliau datang dengan membawa seorang anak laki-laki kira-kira berumur tujuh tahunan.Kiyai Abdul Lathif berkata pada Nyai Maryam: ” Wahai Maryam, Aku telah menikah lagi dan ini adalah adikmu. Kutinggalkan ia bersama kalian, didiklah dia sebagaimana aku mendidikmu.” Setelah itu Kiyai Abdul Lathif pergi lagi sebagaimana biasa. Tidak ada yang tahu kapan persisnya kejadian itu,sebagaimana tidak ada yang tahu kapan persisnya Kiai Kholil dilahirkan. Sebagian sesepuh keturunan Syeh Kholil ada yang memperkirakan bahwa Syeh Kholil lahir pada tahun 1252 H, atau sekitar tahun 1835 M.Cerita ini mengingatkan kita pada ceritaNabi Ibrahim AS. Bagaimana beliau harus meninggalkan Isma’il, putra beliau yang masih bayi, di sebuah lembah yang gersang (Makkah), sementara beliau harus pergi jauh ke Palestina untuk menjalankan tugas da’wah. Siapa yang tidak sedih menyimak cerita ini, seorang ayah yang bersabar meninggalkan anaknya yang masih kecil, padahal betapa menyenangkannya memeluk, menatap dan bercanda dengan anak seusia Kholil kecil saat itu. Demikian pula dengan Nyai Maryam, sebenarnya beliau sangat sedih ditinggal oleh sang ayah. Di usia ayah yang mulai senja, inginnya hati Nyai Maryam merawat sang ayah, mestinya sang ayah sudah waktunya istirahat. Namun Nyai Maryam sadar, bhwa keluarga mereka adalah keluarga pengabdi pada agama, tidak ada istirahat untuk berda’wah sampai ajalpun tiba, istirahat mereka adalah diperaduan abadi bersama para leluhur mereka.
Menurut sebagian riwayat, sejak saat itu Kiai Abdul Lathif tidak pernah pulang lagi, maka hari itu adalah hari terakhir beliau melihat Nyai Maryam dan putra sulung beliau itu.

PENDIDIKAN

Nyai Maryam bersama sang suami, Kiai Kaffal, mulai merawat dan mendidik Kholil kecil. Mengajarinya membaca Al-qur’an dan ilmu-ilmu dasar agama. Melihat kecerdasan dan bakat Kholil kecil, Kiai Kaffal dan Nyai Maryam berpikir untuk memondokkannya ke sebuah pesantren, agar Kholil kecil dapat menimba ilmu dan terdidik lebih serius. Maka mereka pun memilih pesantren Bunga, Gersik, yang diasuh oleh Kiai Sholehitu.

Tidak beberapa lama kemudian setelah Kholil kecil mondok di Bunga, terjadilah suatu peristiwa yang aneh. Ceritanya, suatu ketika Kiai Sholeh pulang dari kondangan dalam keadaan lapar. Karena sudah waktunya shalat, maka beliaupun meninggalkan bakul “berkat” (makanan oleh-oleh kenduren) diatas sebuah meja dan bermaksud memakannya seusai shalat. Kiai Sholeh kemudian mengimami shalat di musholla pesantren bersama santri-santri beliau. Ketika sedang shalat itu, tiba-tiba ada suara anak-anak tertawa cekikian di belakang Kiai Sholeh. Setelah shalat selesai, Kiai Sholeh bertanya dengan nada marah “Siapa yang tertawa tadi?” Maka berkatalah salah seorang santri: “Ini, Kiai, bocah dari Madura ini yang tertawa.” Setelah selesai dzikir, Kiai Sholeh memanggil bocah Madura yang tidak lain adalah Kholil kecil itu. Kiaipun memerahinya dan memukul kakinya dengan tidak terlalu keras seraya berkata: “Jangan ulangi lagi, ya?! Kalau waktu shalat jangan bergurau!”. Maka Kholil kecilpun berkata: “Tapi, Kiai, saya tidak bergurau, kok. Saya tertawa karena saya melihat Kiai shalat sambil berjoget dan di kepala Kiai ada bakul nasinya.” Mendengar kata-kata Kholil kecil itu, Kiai Sholeh menjadi terkejut dan heran, beliau teringat bahwa ketika sedang shalat tadi beliau memang sedang memikirkan nasi berkat, beliau sempat hawatir karena lupa tidak menitipkan nasi berkat itu, beliau hawatir nasi itu ada yang memakannya, karena beliau sedang sangat lapar dan di rumah beliau tidak ada makanan lagi selain nasi berkat itu. Menyadari hal aneh itu, Kiai Sholeh yakin bahwa Kholil kecil bukanlah anak sembarangan. Keesokan harinya, Kiai Sholeh mengajak beberapa santri pergi ke Bangkalan untuk Menemui Kiai Kaffal. Setibanya di rumah Kiai Kaffal, Kiai Sholeh langsung berbicara mengenai Kholil kecil.

“Kiai Kaffal, sebenarnya Kholil ini anak siapa?” Tanya Kiai Sholeh.

“Dia anak mertua saya, yaitu Kiai Abdul Lathif. Jadi dia adik ipar saya, saudara istri saya dari lain ibu.” Jawab Kiai Kaffal.

“Lalu di mana Kiai Abdul Lathif sekarang?”

“Tidak tahu, Kiai, beliau memang jarang pulang, beliau suka keliling ke kampung-kampung untuk berda’wah. Beliau menyerahkan Kholil kepada kami.”

“Kiai Kaffal, Kholil itu adalah anak yang luar biasa. Saya rasa, saya kurang pas untuk mendidik dia. Cari saja Kiai lain yang lebih mumpuni dari saya.”

Demikianlah inti pembicaran Kiai Sholeh dengan Kiai Kaffal. Maka Kiai Kaffal pun menjemput Kholil kecil dari Bunga. Tidak beberapa lama kemudian Syekh Kholil dimondokkan di Pesantren Cangaan, Bangil, Pasuruan, yang di asuh oleh Kiai Asyik.

Beberapa tahun kemudian, Kholilpun sudah menginjak remaja dan ia pindah ke Pesantren Kebon Candi Pasuruan yang diasuh oleh Kiai Arif. Kholil muda belajar dan tinggal di Pesantren Kebon Candi, namun sambil belajar pada Kiai Nur HasanSidogiri. Setiap berangkat ke Sidogiri, beliau jalan kaki dari Kebon Candi yang berjarak kurang lebih tujuh kilo meter. Dalam Perjalanan, baik pergi maupun pulangnya, beliau membaca yasin empat puluh kali.

Tiga Pesantren itu adalah tempat-tempat belajar Syekh Kholil yang diriwayatkan dengan akurat dan shahih. Selain itu, ada beberapa riwayat bahwa beliau juga pernah mondok di dua tempat lain, yaitu Pesantren Langitan dan Pesantren Banyuwangi. Namun Menurut Kiai Kholil bin Abdul Lathif bin Muhammad Thoha bin Kaffal, sebagaimana yang dituturkan Kiai Thoha Kholili, dua Pesantren itu tidak dikenal oleh beliau sebagai tempat belajar Syekh Kholil. Waalahu a’lam.

Sejak kecil, sering terjadi hal-hal yang aneh pada Syekh Kholil. Sebenarnya Nyai Maryam sudah sering melihat hal-hal aneh Syekh Kholil sejak beliau baru diserahkan oleh Kiai Abdul Latif, namun Nyai Maryam tidak segera menceritakan hal-hal aneh itu pada Kiai Kaffal. Setelah sering terjadi dan Nyai Maryam hawatir terjadi apa-apa pada Kholil kecil, akhirnya Nyai Maryam bercerita juga pada Kiai Kaffal, namun Kiai Kaffal justru menganggap hal itu sebagai pertanda baik bagi Kholil kecil. Sampai usia remaja, hal-hal aneh sering terjadi pada Syekh Kholil, baik di rumah maupun di pesantern.

Selama di Pesantren, Syekh Kholil terkenal sebagai santri yang rajin dan sabar. Beliau menjalani hidup yang memprihatinkan, karena memang beliau nyantri dengan hidup mandiri, tanpa ada yang membiayai. Karena beliau banyak memanfaatkan waktu untuk belajar, beliaupun tidak sempat bekerja cukup untuk mendapat makanan yang layak, dan akibatnya beliau harus makan makanan yang sangat tidak layak, seperti makanan sisa, makanan basi yang telah dijemur, kulit semangka dan sebagainya. Sebenarnya, hidup seperti itu tidak memprihatinkan buat Syekh Kholil, karena beliau memiliki kebanggaan dan kenikmatan lain melebihi makanan lezat dan hidup mewah, yaitu kenikmatan dan kebanggaan menuntut ilmu. Maka dari itu, walaupun beliau menjalani hidup yang memprihatinkan menurut orang lain, namun tidaklah memprihatinkan menurut beliau sendiri, wajah beliau tidak kalah bersahaja dari pada teman-teman beliau yang hidupnya cukup atau berkecukupan.

Setelah cukup dewasa, Syekh Kholil bermaksud melanjutkan belajar ke Makkah Al-Mukarramah.

Dalam buku “Surat kepada Anjing Hitam”, Saifur Rachman menulis bahwa sebelum belajar di Makkah, Syekh Kholil belajar di Pesantren Banyuwangi. Saifur Rachman Berkata: “Inilah Pesantren Kiai Kholil yang ditempuh di Jawa. Selama di Pesantren ini Kholil santri mempunyai kisah tersendiri. Pengasuh Pesantren ini mempunyai kebun kalapa yang sangat luas. Kholil santri menjadi buruh memetik kelapa dengan upah 80 pohon mendapat tiga sen. Semua hasil memetik kelapa disimpan didalam peti, lalu di persembahkan pada Kiai. Tentang biaya makan sehari-hari, Kholil santri menjalani kehidupan prihatin. Terkadang menjadi pembantu (khaddam) Kiai, mengisi bak mandi, mencuci pakaian dan piring serta pekerjaan lainnya. Bahkan Kholil santri sering menjadi juru masak kebutuhan teman-temannya. Dari kehidupan prihatin itu Kholil santri mendapat makan cuma-cuma. Sesudah cukup di Pesantren itu, gurunya menganjurkan Kholil untuk melanjutkan belajarnya ke Makkah. Uang dalam peti yang dahulu dihaturkan kepada Kiai, kemudian oleh Kiai diserahkan kembali pada Kholil sebagai bekal belajar di Makkah.

Riwayat ini sebenarnya tidak dikenal oleh sesepuh keturunan Syekh Kholil sendiri. Namun hal itu masih dalam kategori “mungkin”. Kalau riwayat ini benar, maka riwayat ini bisa disambung dengan riwayat keluarga Syekh Kholil, bahwa pada suatu hari Syekh Kholil pulang menemui Nyai Maryam, tiba-tiba Syekh Kholil Berkata: ” Kak, saya mau pamit berangkat ke Makkah.”

“Mau berangkat kapan, ‘Lil?” Tanya Nyai Maryam.

“Sore ini, kak.” Jawab Syekh Kholil singkat.

Sebenarnya ini suatu hal yang aneh, karena setahu Nyai Maryam, Syekh Kholil tidak punya uang banyak untuk bisa ke Makkah, apalagi dengan mendadak seperti itu. Namun Nyai Maryam sudah biasa mendapati hal yang aneh-aneh dari sang adik, maka Nyai Maryampun percaya saja dan tidak menganggap hal itu sebagai hal yang aneh. Maka Nyai Maryampun berkata: “Kalau begitu tunggu aku masak nasi dulu, ya, ‘Lil. Kamu makan dulu sebelum berangkat.” Syekh Kholilpun menunggu sang kakak memasak. Setelah makanan siap, Syekh Kholilpun makan dan kemudian pamit berangkat ke Makkah. Menurut penuturan Nyai Maryam, Syekh Kholil berjalan ke arah Barat dan Nyai Maryam menatap kepergian beliau sampai beliau tak terlihat. Nyai Maryam tidak tahu persisnya Syekh Kholil berangkat naik apa dan dari mana. Barangkali saja Syekh Kholil naik kapal dari Kamal atau dengan cara lain. Wallahu a’alam I MAKKAH AL-MUKARRAMAH

Dalam buku “Surat Kepada Anjing Hitam”, Saifur Rachman menulis: “Selama dalam perjalanan ke Makkah, Kholil selalu dalam keadaan berpuasa dan mendekatkan diri kepada Allah. Siang hari banyak digunakan membaca Al-Qur’an dan shalawat, sedangkan pada malam hari digunakan melakukan wirid dan taqarub kepada Allah. Hal itu dilakukannya terus menerus sampai di Makkah. Setibanya di mekkah Kholil segera bergabung dengan teman-temannya dari Jawa. Selama di Makkah Kholil mempelajari pelbagai ilmu pengetahuan. Banyak para Syaikh yang Kholil datangi.Selama menempuh pendidikan di Makkah, kebiasaan hidup sederhana dan prihatin tetap dijalankan seperti waktu dipesantren Jawa. Kholil sering makan kulit semangka ketimbang makanan yang wajar pada umumnya. Sedangkan minumannya dari air zamzam, begitu dilakukannya terus menerus selama empat tahun di mekkah. Hal ini mengherankan teman-teman seangkatannya, seperti Nawawi dari banten, Akhmad Khatib dari Minang Kabau dan Ahmad Yasin dari Padang. Bahkan ketika bermaksud buang air besar, Kholil tidak pernah melakukan di Tanah Haram, tetapi keluar ke tanah halal karena menghormati Tanah Haram.

Didalam berguru, Kholil mencatat pelajara nya menggunakan baju yang dipakainya sebagai kertas tulis. Kemudian, setelah dipahami dan dihafal lalu dicuci, kemudian dipakai lagi. Begitu seterusnya dilakukan selama belajar di Mekkah. Oleh sebab itu pakaian Kholil semuanya berwarna putih. Tentang biaya selama nyantri di Mekkah Kholil menulis pelbagai risalah dan kitab kemudian dijual. Kholil banyak menulis kitab Alfiah dan menjualnya seharga 200 real perkitab.

Terkadang memanfaatkan keahliannya menulis khat (kaligrafi) untuk menghasilkan uang. Semua uang hasil penulisan risalah dan kitab kemudian dihaturkan kepada gurunya. Kholil sendiri memilih kehidupan sangat sederhana. Kehidupan sederhana yang ditempuhnya selama nyantri di mekkah adalah pengaruh kuat ajaran Imam Ghazali, salah seorang ulama yang dikaguminya.

Dalam mengarungi lautan ilmu di Makkah, disamping mempelajari ilmu dhohir (eksoterik), seperti tafsir, Hadits, Fikih dan ilmu nahwu, juga mempelajari ilmu bathin (isoterik) ke pelbagai guru spiritual. Tercatat guru spiritual Kholil adalah Syaikh Ahmad Khatib Sambas Ibnu Abdul Ghofar yang bertempat tinggal di Jabal Qubais. Syaikh Ahmad Khatib mengajarkanThariqoh Qodariyyah wan Naqsyabandiyyah. Biasanya kedua thariqoh ini terpisah dan berdiri sendiri. Namun setelah Syaikh Ahmad Khatib, kedua thariqoh ini dipadukan.

CARA BELAJAR SYEKH KHOLIL

Kesimpulannya, didalam menuntut ilmu, Syekh Kholil telah maksimal mengusahakan hal-hal berikut:

1. Ikhlas karena Allah SWT. Beliau tidak peduli dengan pahitnya kehidupan saat itu, karena yang beliau pentingkan adalah ilmu, dengan harapan Allah ridha dengan ilmu yang beliau dapat. Beliau dapat membuktikan keikhlasan itu ketika Allah SWT menguji beliau dengan hidup yang serba kekurangan.

2. Akhlaq yang tinggi kepada Allah SWT. Kita bisa lihat akhlaq beliau ketika beliau harus keluar dari tanah haram (Makkah) untuk buang air besar. Beliau merasa tidak sopan buang hajat di tanah suci. Ini menunjukkan betapa Syekh Kholil sangat tawadhu’ dan peka terhadap Allah.

3. Cinta, hormat dan patuh kepada guru, tentunya setelah memilih guru yang layak. Apapun beliau berikan kepada guru, untuk membantu dan membuat guru ridha. Dihadapan guru, beliau siap sedia untuk diperintah melebihi budak dihadapan tuannya. Jangankan harta, nyawapun siap dipertaruhkan untuk guru.

4. Mencintai ilmu sehingga beliau rajin belajar.

Dengan menggabung empat hal ini, Syekh Kholil berhasil mendapatkan ilmu yang banyak dan barokah, dan semua itu kemudian mengantarkan beliau mendapat derajat yang tinggi di sisi Allah, yaitu sebagai ulama da wali Allah. Bagi yang ingin mendapatkan apa yang diperoleh Syekh Kholil, maka empat hal itulah kuncinya.

GURU-GURU SYEKH KHOLIL

DI MAKKAH AL-MUKARRAMAH

Dalam buku “Surat Kepada Anjing Hitam”, Saifur Rachman menulis: “Muhammad Kholil bersama Abdul Karim dan Tolhah berguru kepada Syaikh Ahmad Khatib Sambas. Setelah ketiganya mendapat ijazah dan berhak sebagai mursyid, lalu pulang ke Jawa menyebarkan thariqoh Qodariyyah dan Naqsyabandiyyah.

Menurut Abah Anom, seorang mursyid Thariqoh Qodariyyah wan Naqsabandiyyah di Tasikmalaya, Syaikh Abdul Karimmenyebarkan Thariqot di Banten, Syaikh Tolhah di Cirebon dan syaikh Kholil di Madura. Tentang keabsahan Thariqoh Kiai Kholil banyak kekhilafan diantara ulama. Namun menurut catatan penulis yang mendengar langsung lewat kaset penjelasan murid Kiai Kholil, Kiai As’ad Syamsul Arifin, bahwa thariqoh Kiai Kholil adalahQodariyyah wan Naqsabandiyyah.

KITA CUKUP BERUSAHA DAN BERDOA BIAR ALLAH YANG MENGATUR REZEKI KITA



Saya punya sate langganan , Ini sate paling enak di surabaya menurut saya. Susah cari lawannya!
Yang aneh, sate ini bukanya suka-suka. Jadi kita harus telpon dulu kalau mau ke sana. Beberapa kali saya nekad datang ke sana tanpa telepon dulu eeehhh tutup.
Saya tanya: "Kenapa cara jualannya seperti itu?
Pak haji Ramli penjual satenya menjawab: "Rejeki sudah ada yang ngatur, kenapa harus ngoyo?"
"Bukan ngoyo Pak", jawab saya. "Bapak bisa kehilangan pelanggan kalo jualannya begitu!" "Ah, kayak situ yg ngatur rejeki aja", katanya."
Saya kasih dia saran, "Sebaiknya Bapak buka tiap hari! Kalau bisa malam juga buka karena banyak orang suka makan sate malam juga Pak!", kata saya meyakinkan dia.
Pak Haji Ramli menghela napasnya agak dalam. "Hai anak muda, rezeki itu ada di langit bukan di bumi! Anda muslim kan?" tanya Pak haji sambil natap wajah saya. "Suka ngaji gak? Coba baca Quran: "Cari nafkah itu siang, malam itu untuk istirahat!", kata Pak haji lagi meyakinkan.
"Saya cuma mau jualan siang, kalau malam biarlah itu rejekinya tukang sate yang jualannya malam. Dari jualan sate siang saja saya sudah merasa cukup dan bersyukur, kenapa harus buka sampe malam?", Pak Haji nyerocos sambil membakar sate.
"Coba liat orang-orang yang kelihatanya kaya itu. Pake mobil mewah, rumahnya mewah. Tanya mereka, emang hidupnya enak?" "Pasti lebih enak saya karena saya gak dikejar target, gak dikejar hutang! Saya 2 minggu sekali pulang ke madura, mancing, naik sepeda lewat sawah-sawah, lewat kampung-kampung, bergaul dengan manusia-manusia yang menyapa dengan tulus. Bukan nyapa kalau ada maunya!
Biarpun naik sepeda tapi jauh lebih enak daripada naik Jaguar! Anginnya asli gak pake AC. Denger kodok, jangkrik lebih nyaman di kuping daripada dengerin musik dari alat musik bikinan! Coba Anda pikir, buat apa kita ngoyo bekerja siang-malam?
Jangan-jangan kita muda kerja keras ngumpulin uang, sudah tua uangnya dipake ngobatin penyakit kita sendiri karena terlalu kerja keras waktu muda! Itu banyak terjadi kan?
Dan... jangan lupa, Tuhan sudah menakar rejeki kita! Jadi buat apa kita nguber rejeki sampe malam? Rejeki gak bakal ketuker!! Yang kerja siang ada bagiannya, begitu juga yang kerja malam!"
"Kalau kata peribahasa, waktu itu adalah uang. Tapi jangan diterjemahkan tiap waktu untuk cari uang! Waktu itu adalah uang, artinya kita harus bisa memanfaatkan sebaik-baiknya karena waktu tidak bisa diulang, uang bisa dicari lagi! Waktu lebih berharga dari uang. Makanya saya lebih memilih waktu daripada uang!"
"Waktu saya ngobrol dengan Anda ini jauh lebih berharga daripada saya bikin sate. Kalau saya cuma bikin sate, di mata Anda, saya hanya akan dikenang sebagai tukang sate. Tapi dengan ngobrol begini semoga saya bisa dikenang bukan cuma tukang sate, mungkin saya bisa dikenang sebagai orang yang punya arti dalam hidup Anda sebagai pelanggan saya. Kita bisa bersahabat!
Waktu saya jadi berguna juga buat saya. Begitu juga buat Anda. Kalau Anda merasa ngobrol dengan saya ini sia-sia, jangan lupa ya: "Rejeki bukan ada di kantor, tapi di langit!" Begitu kata Pak Haji Ramli menutup pembicaraan.

domenica 26 febbraio 2017

Empat proses tahapan dalam mencintai tahajud

*EMPAT PROSES* *TAHAPAN DALAM MENCINTAI TAHAJUD*
I. DI PAKSA
Paksakan diri untuk Tahajjud,suka atau tidak,ringan ataupun berat..paksakan diri tuk bangun tengah malam menjelang subuh...
II. KEBIASAAN
Beberapa bentuk paksaan akan berubah menjadi 'kebiasaan'.
Kita akan merasaa aneh jika tidak TAHAJUD, kita akan terbiasa bangun saat jam tahajud, walaupun tanpa alarm.
Lanjutkan..!!
III. KEBUTUHAN
Kebiasaan yg trs di lakukan akan berubah menjadi 'kebutuhan'.
Di tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta TAHAJUD, Akan merasa rugi jika tidak tahajud...
IV. KENIKMATAN
Pada tahap ini TAHAJUD sudah menjadi candu. sholat tahajjud berlama lama adalah 'kenikmatan'.
Sedangkan ketika terlewat tidak tahajud akan membuat diri resah.
Yang perlu kita lakukan adalah 'istiqomah' dan mengajak sebangak banyak nya orang untuk TAHAJJUD agar mereka pun dapat merasakan nikmatnya BERTAHAJUD..
Ada ditahap manakah kita??

RAJA YANG MENJAGA KESUCIANNYA

RAJA YANG MENJAGA KESUCIANNYA

ANDA TENTU TAHU BAHWA RAJA SALMAN MEMBAWA SEGALA FASILITASNYA UNTUK BERZIARAH KE INDONESIA.

MENGAPA ITU ..... ?

Tentu para pembaca pernah dengar hadits yang melarang mengambil manfaat tertentu atau fasilitas tertentu, dari seseorang yang kita berikan hutang, walaupun sekedar menumpang pada kendaraannya.

Kaidah Islamnya, Sebagai Berikut:

" Setiap Hutang yang menghasilkan manfaat dan Keuntungan adalah RIBA ”

Raja Salman statusnya adalah pemberi hutang dan Pemerintah Indonesia statusnya tukang mengutang, sehingga rombongan kerajaan *tidak diperbolehkan oleh Islam* untuk menggunakan berbagai fasilitas dari Pemerintah RI.

Islam menganggap bahwa memberikan utang termasuk transaksi sosial. Amal soleh yang berpahala.

Karena itu, Orang yang memberi utang dilarang mengambil keuntungan karena utang yang diberikan, apapun bentuknya, selama utang belum dilunasi.

Sahabat Fudhalah bin Ubaid radhiallahu ‘anhu mengatakan,

كل قرض جر منفعة فهو ربا

“Setiap piutang yang menghasilkan keuntungan maka (keuntungan) itu adalah riba.”

*Keuntungan yang dimaksud dalam riwayat di atas mencakup semua bentuk keuntungan, bahkan sampai bentuk keuntungan pelayanan.*

Dari Abdullah bin Sallam radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

إِذَا كَانَ لَكَ عَلَى رَجُلٍ حَقٌّ، فَأَهْدَى إِلَيْكَ حِمْلَ تِبْنٍ، أَوْ حِمْلَ شَعِيرٍ، أَوْ حِمْلَ قَتٍّ، فَلاَ تَأْخُذْهُ فَإِنَّهُ رِبًا

_“Apabila kamu mengutangi orang lain, kemudian orang yang diutangi memberikan fasilitas kepadamu --walaupun sekedar-- membawakan jerami, gandum, atau pakan ternak maka janganlah menerimanya, karena itu riba.”_ (HR. Bukhari 3814).

Kemudian, diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu,

إذا أقرض أحدكم قرضا فأهدى له أو حمله على الدابة فلا يركبها ولا يقبله

_“Apabila kalian mengutangkan sesuatu kepada orang lain, kemudian (orang yang berutang) memberi hadiah kepada yang mengutangi atau memberi layanan berupa naik kendaraannya (dengan gratis), janganlah menaikinya dan jangan menerimanya.”_ (HR. Ibnu Majah 2432).

Wallahu A'lam

Kami juga masuk wilayah NKRI

Hidup seperti di bui dalam negara sendiri. 
Tolong kami pak Jokowi. Kami di batas negeri sudah DARURAT INFRASTRUKTUR JALAN. inilah nasib kami.  Kalau susah di temukan keberadaan kami ada di KALIMANTAN BARAT KABUPATEN SINTANG. 
MAU NANYA NI pak Presiden Adakah Kami masuk Bagian Dari PETA INDONESIA.....? 
KALAU ADA MASUK MINTA CUKET SEDIKITLAH KAMI NI....




Ke indahan Kota batu malang

Bagitu banyaknya tempat rekreasi di batu malang sampai saya bingung mau nulis yang mana,tapi ada satu tempat yang sangat berkesan dan indah,apalagi kalau pagi udara sejuk dan segar,villa batu panorama letaknya di belakang pemkot batu,di situ kalian bisa menikmati udara segar dan pemandangan indah,view nya sangat sangat indah dan tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata
 Apa lagi disini juga sudah di siapkan minigolf,seperti yang kalian lihat di belakang,itu adalah proses pembangunan yang sudah mencapai 95% mungkin nextime saya bisa menikmatinya dan bisa berbagi pengalaman  kepada kalian
 Di sini juga sudah tersdia villa untuk bermalam dan bersantai bersama keluarga dan orang tersayang,
 Kalian juga bisa menikmati indahnya gunung arjuno dan indah bangunan pemkot batu dari belakang
 Semoga kalian bisa main main ke kota batu malang

kiriman

semua tidak berjalan sendiri, semua saling membutuhkan  yang dibawah dan yang di atas jangan pernah sombong dengan keadaanmu yang sekarng ka...