venerdì 24 febbraio 2017

AHOK BERULAH LAGI,PECAT PEGAWAI

AHOK berulah lagi,  PECAT LAGI PEGAWAINYA*

Gubernur DKI Jkt Ahok mendadak Sidak ke salah satu kantor di SKPD DKI di Jakarta Timur untuk melihat kinerja pegawai. Ia melihat seorang pria muda sehat dan segar tengah bersandar santai, sementara di ruangan itu semua pegawai sibuk bekerja, lalu Ahok segera menghampiri pria itu dan bertanya, _"Berapa gaji lo dapat sebulan?",_
Dengan sedikit gugup pria itu menatap Ahok dan menjawab:
_"2 juta Pak,"_
Lalu Ahok mengeluarkan dompetnya & mengambil lembaran2-lembaran pecahan 100 ribuan, lalu menyerahkan kpd pria muda itu sambil berkata:
_"Ini gaji lo 3 bulan ke depan, dan ini 6 juta pesangon Lo, cepat Lo pergi dari sini dan awas Lo jangan balik lagi, Elu Gue pecat"._
Dengan gugup dan setengah takut pria itu segera meninggalkan tempat itu tanpa banyak bicara.. Lalu dengan muka kecut, seram dan dibikin berwibawa, Ahok melangkah mendekati pegawai yg sejak tadi menyaksikan adegan tersebut & berkata:
_"Itulah nasib Pekerja yang sukanya santai-santai di Pemda DKI ini, gak ada toleransi,_
_"Gua brentiin mulai sekarang ini juga, tidak ada tawar-menawar, emang Pemda ini milik Nenek Moyang Lu? Semua harus kerja kerja & kerja, Gua gak mau dengar alasan Elu semua.!!!_
_Oh ya, Elu semua ada yg tau gak, pemuda yang brengsek tadi itu kerja di bagian mana.?, tolong cepat jelaskan.!",_ tanyanya.
Suasana jadi hening, sampai akhirnya seorang Staf menjawab dengan sangat ketakutan:
*_"Dia gak kerja di sini Pak, dia Mukidi, Tukang Bubur yang lagi nunggu mangkoknya Pak.!"_*
🏃🏽🏃🏽🏃🏽

SALUT! INI BUKTI PECALANG MADURA BUKTI PERAKTEK TOLERANSI DI TABANAN BALI

SALUT! INI "PECALANG" MADURA, BUKTI PRAKTEK TOLERANSI DI TABANAN

@madura @seputarOrangmadura

Satuan Keamanan Rakyat (SAKERA) mirip dengan pecalang yang ada di Bali.

Ini cerita setiap ada kegiatan upacara umat Hindu di Bali, sejumlah warga keturunan Madura juga turut membantu mengatur lalu lintas.

Cerita pertama tentang Semeton Madura yang tergabung dalam Pecalang Sakera yang turut membantu mengatur lalulintas dalam upacara umat Hindu di Pura Puseh Desa Bajera, Selemadeg Tabanan.

Ada pula cerita Ketika Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1938, Rabu (09/03) lalupun, dengan memakasi pakaian khas, yakni baju Sakera bermotif putih merah liris-liris, semeton Madura ikut berpatroli keliling wilayah Seririt bersama petugas pecalang.

Lagi sebuah contoh, toleransi bukan hanya teori tapi praktek nyata. Karena perbedaan ini sejatinya berdampingan dan saling melengkapi.

SALUT!

Foto via Rudi Waisnawa (FB)



#bhinekatunggalika #seputarbali #infodenpasar #bali #madura #madurajatim #maduraisland

hidup jangan mengejar kemudahan, tetapi kejarlah kemampuan mengatasi kesulitan

hidup jangan mengejar kemudahan, tetapi kejarlah kemampuan mengatasi kesulitan

giovedì 23 febbraio 2017

lunedì 8 febbraio 2016

ketika tangan dan kaki berkata


Akan datang hari
Mulut dikunci
Kata tak ada lgi

Akan tiba masa
Tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
Tidak tahu kita
Bila harinya
Tanggung jawab, tiba

Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya
Sempurna

Mohon karunia
Kepada kami
HambaMu
Yang hina

bahtera cinta


Pria:
Beredar sang bumi mengitari matahari

Wanita:
Merangkaikan waktu tahun-tahun berlalu

Duet:
Namun cintaku tak ?kan pernah berubah
Masa demi masa
Kita berdua tak ?kan pernah berpisah
Baur dalam cinta

Pria:
Berlayar bahtera mengharungi samudera

Wanita:
Mencapai tujuan nun di pantai harapan

Pria:
Badai dan gelombang yang datang merintang
Tak ?kan merubah haluan cita-cita

Wanita:
Padamu nakhoda kutambatkan cinta
Bawalah daku ke pulau bahagia

domenica 7 febbraio 2016

tabir kepalsuan


Ternyata hatimu buta
Buta karena tabir kepalsuan

Kucoba untuk tidak putus asa
Membuka mata hatimu
Kucoba menguakkan tabir
Penghalang cintamu dan cintaku

Ku tahu kau terjerat dan terbenam
Dalam kepalsuan
Cinta tak dapat lagi membedakan
Siapa dan yang mana

Wahai angin pengembara
Terbangkan tirai penghalang di hatinya
Agar merasakan getarannya jiwa
Wahai burung duta suara
Dendangkan lagu untuknya tentang cinta
Agar hirau akan hatiku yang lara

Apakah belum juga kau mengerti
Atau memang tiada cinta lagi

Telah kupaparkan segalanya padamu
Siapa diriku
Kini kuserahkan kepadamu untuk
Menentukan sikapmu
Kan kuterima itu walaupun hati
Pedih dan merana
Karena ku tahu tak seorang pun bisa
Memaksakan cinta

Oh, oh, oh, oh

venerdì 22 gennaio 2016

lirik lagu debu jalanan


Debu debu jalanan

Dengan kedua tangan ku ini ku angkat dirimu yang hina

Dari debu debu jalanan ku sucikan dengan air cinta

ku hiasi tubuh mu dengan gaun indah dan perhiasan

agar semua menikah diri melihatmu

lalu aku jadikan dirimu permaisyuri dalam hidupku

ku curahkan debu belaka jiwaku diatas jiwamu


itulah pengorbanan diriku dari harta çinta sampai raga

agarkau kembali kejalanbenar jalan yang diridhoi Tuhan.

Walaupun ayah serta ibuku tak merestui aku dengan Mu

ku tinggalkan mereka berdua demi hidup untuk bersamamu

Tapi mengapakah kini engkau pergi lari bersama dengan dia

Aku tanamkan kesucian tapi kau balas kebaikan

kuangkat dari lumpur yang hitam mengapa harus hitam lagi

lirik lagu delima


Sekian lama ku dirantau orang
ingin ku cepat pulang
ke kampung halaman

Delima...Abang pulang..
Aduh mak...Abang pulang tuh mak

Tanam tebu ditanam
tanam di tanah deli
rinduku siang dan malam
padamu kekasih

Burung terbang melayang
terbangnya dari jawa
hatiku cemas dan bimbang
takut tak berjumpa

Ho ho ho
la la la

Aku tak menyangka
abang akan kembali

Tanam tebu ditanam
tanam di tanah deli
rinduku siang dan malam
padamu kekasih


Delima oh delima
sambutlah 'ku datang
dengan senandung lagu melayu

La la la la la

Delima oh delima
aku tak menyangka
kiranya dirimu telah berdua

Lama kutunggu tunggu
tiada kabar darimu
ayah dan ibu menjodohkanku

Sungguh ku tak percaya
'ku kira engkau setia
akhirnya 'ku pulang jadi kecewa

Sirih banyak daunnya
hidup numpang di batang
kekasihku yang tercinta
jadi milik orang

Ho ho ho
La la la

Aku tak menyangka
abang akan kembali
 
Kemana 'ku bawa hati yang terluka
kemana 'ku bawa diri yang merana

Kemana 'ku bawa hati yang terluka
kemana 'ku bawa diri yang merana

domenica 17 gennaio 2016

intinya itu bersyukur

jika yang sederhana,bisa membuat bahagia,kenapa harus yang mewah
dan kalau yang biasa bisa membuat senang,kenapa harus yang luar biasaa,

giovedì 14 gennaio 2016

serangan teroris di sarinah

terlalu dalam

mungkin aku sudah terlalu asing dalam hidupmu,kau sudah melupakan smua tentang diriku,tentang bagaimana aku mencintaimu,tentang perasaan yang pernah membuat kita bahagia dulu,mungkin ini akan menjadi kisah tentang perjalanan cinta  yang akan selalu mengusik dalam hatiku,,,

sabato 19 settembre 2015

Cerita kita

Mengapa setiaku kau anggap dusta,
kau hanya memikirkan dirimu sndri,
tanpa perduli dengan perasaanku,
kau tega membuat aku begini,
Aku akan prgi membawa rasa dan kecewa ini
Semoga tidak ada lagi yg kecewa krna cintamu,
Aku akan baik2 saja disana,
Ini adalah jalanku,
Yg harus aku jalani walau tanpa drimu
Aku akan berjuang untuk membuang smua tentang dirimu
Tengtang masa dan kenangan yg telah kita lewati bersama,
Senang sedih pernah kita jalani bersma,
Kau pernah jadi yg terindah,dan aku pernah jdi yg terdalam,
Kini persaan itu telah hilang,bersama hembusan angin malam yg telah melelapkan tdurmu,,

lunedì 14 settembre 2015

kelana

berjalan sampai detik ini,tak membuatku lelah,karna dirimu yg aku tuju

ultah aulia ke 3tahun










ultah aulia ke 3

selamat ultah ya sayang

keangkuhan

Mengapa harus diriku yang kau hina...
Sedangkan aku sangat mencintaimu

Mengapa...kau meneteskan air mata
dengan penyesalan rasa penuh dosa
pada ku yang semula
hanya kau anggap sampah

Ternyata ..kau sadari semua
haruskah kuterima keangkuhanmu

Kandaslah cintaku musnah harapanku
kau yang membekukan getaran jiwaku
kau mematahkan semangat cintaku

Mampukah dirimu membalut cintaku
yang selama ini ku genggam dihati
karena bagimu aku tak berarti

Akhirnya kau datang meminta padaku
satukan cinta yang pernah kau hina

Mengapa...kau meneteskan air mata

Haruskah...kuterima keangkuhanmu

rasaa

rasaku tak akan berubah oleh apapun yg sllu ada di depanku,karna hanya ada satu rasa yang selalu hadir dalam hatiku

kiriman

semua tidak berjalan sendiri, semua saling membutuhkan  yang dibawah dan yang di atas jangan pernah sombong dengan keadaanmu yang sekarng ka...